Rini Yuliati

Lulusan AKL Depkes Purwokerto yang melakoni profesi momong bocah di sebuah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, Kebumen Jawa Tengah ...

Selengkapnya
Deadline Alias The Power of Kepepet
www.englishcafe.co.id

Deadline Alias The Power of Kepepet

Entah untuk yang ke berapa kali, aku harus menyelesaikan pekerjaan dengan sensasi yang luar biasa ini. Tidak bisa tidur, jantung berdebar-debar, makan tak enak, pinggang terasa pegal dan bermacam sensasi yang lain. Sebenarnya aku sudah sering menasehati diri sendiri untuk disiplin dalam mengerjakan tugas. Namun kenyataannya diri ini bandel sekali dan menganggap remeh pekerjaan. Dan akhirnya deadline menunjukkan kekuasaannya kembali. The power of kepepet beraksi dengan sensasi rasa yang luar biasa. Semalam tidak tidur pun menjadi pilihan. Alhasil semuanya tidak maksimal. Aku benar-benar ingin mengubah kebiasaan buruk ini. Mengapa? Karena bekerja dengan disiplin waktu akan membuat hidup lebih tenang dan hasilnya akan maksimal. Dan tentunya ketika hati tenang, imbasnya tubuh menjadi sehat. Ketika tubuh menjadi sehat maka wajah pun akan berseri-seri. Wow sebuah solusi yang indah menurutku. Boleh jadi tubuhku yang selalu imut ini (..he..he..tidak mau dibilang kurus) adalah hasil dari bekerja dengan slogan "The Power of Kepepet". Aku harus mulai berubah dari sekarang. Akan kuhapus slogan itu menjadi slogan yang lebih fantastis yaitu "Selangkah Lebih Maju".

Bukankah dalam Al Qur'an sudah disebutkan bahwa "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11). Ayat tersebut sudah cukup jelas, bahwa kita harus berusaha mengubah diri kita sendiri. Bagaimana agar kita bisa berubah? Ada beberapa cara yang harus dilakukan yaitu :

  1. Menentukan skala prioritas. Mana yang paling penting? Itu yang harus kita kerjakan terlebih dahulu.
  2. Disiplin waktu. Kita harus fokus menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah direncanakan. Jangan mencoba mengulur waktu dengan alasan yang kita buat sendiri.
  3. Kuatkan tekad untuk berubah. Karena tanpa tekad yang kuat mustahil untuk bisa berubah.
  4. Istiqamah. Ketika kita sudah berhasil mengubah ritme pekerjaan kita tetaplah istiqamah atau konsisten. Jangan mencoba berbalik ke belakang. Karena akan menghancurkan kebiasaan yang sudah kita bangun.

Tulisan ini dibuat semata-mata untuk pengingat diri ini. Semoga bermanfaat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Saudariku, aku belum bisa point nomor satu, bingung kepengennya banyak, jadi kurang fokus. Terima kasih sdh kasih tipsnya. Sukses selalu dan barakallah

08 Nov
Balas

Sama dengan diriku saudariku....masih terus berjuang untuk bisa berubah..Semangat pagi..

08 Nov

Wah, keren banget Bu. Saya kira tidak hanya buat Bu Rini. Buat saya juga Pas banget.

08 Nov
Balas

Iya Pak...ini lagi mencoba berubah ternyata butuh tekad baja....Terima kasih atas kunjungannya...

08 Nov

Aku sering banget mengalami the power of kepepet. Teramat sering malah.

08 Nov
Balas

Hi....hi...lho kok sama....sepertinya perlu tekad yang kuat Bun.

08 Nov

Pas untuk saya...

08 Nov
Balas

Begitukah Bu Fila...pas kepepetnya atau pas lemburnya..he..he....tetap semangat..

08 Nov

Pas juga buatku... Hehehe

08 Nov
Balas

Wow....begitukah Pak Rayhan...semoga kita bisa berubah menjadi lebih baik....Barakallah..

08 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali