Rini Yuliati

Seorang ibu dari dua orang putri yang ingin belajar merangkai huruf sehingga menjadi bermakna. Tinggal di sebuah kota kecil di Kebumen, Jawa Tengah. Profesi mom...

Selengkapnya

Yang Terlewatkan (Tentang Penggunaan Spasi)

Tulisan ini hanya untuk yang membutuhkan, jika tidak lewati saja. Pertama kali saya mendapatkan pelajaran mengetik adalah kelas 3 SMP. Waktu itu komputer belum ada, yang ada hanya mesin ketik manual. Dulu merek mesin ketik yang sering dipakai adalah merek brother. Nostalgia mesin ketik masih terbayang di benak saya. Bunyi "tik" yang muncul ketika kita mengetik merupakan memori yang tidak terlupakan. Suara itu akan tambah berisik ketika kita melakukan pekerjaan mengetik pada waktu malam hari. Di sini saya tidak akan bercerita tentang bagaimana mesin ketik kuno itu bekerja. Namun yang ingin saya bagikan adalah tentang pelajaran mengetik yang pertama kali saya dapatkan waktu itu. Walaupun ilmu itu sudah lama namun masih tetap dipakai sampai saat ini.

Penggunaan mesin ketik manual sudah tergantikan oleh perangkat komputer yang semakin canggih. Alat untuk membantu pekerjaan manusia dalam melakukan pekerjaan tulis menulis itu kini bisa dilakukan menggunakan laptop ataupun gawai. Akan tetapi ilmu pengetikan saya rasa tidak mengalami perubahan dari jaman ke jaman.

Saya sering merasa gemas tentang penggunaan spasi yang mungkin terlupa atau ada semacam ketidaktahuan di dalam penerapannya. Spasi memang hanya sekadar ruang kosong pada tulisan. Namun, ruang kosong ini kerap sangat berperan dalam meningkatkan keterbacaan suatu tulisan. Beberapa kekurangtepatan penggunaan spasi yang sering saya jumpai di sini adalah sebagai berikut :

1. Spasi digunakan untuk memisahkan kalimat satu dengan kalimat yang lainnya.

Contoh yang salah : Semua wajib hadir.Lokasi pesta jauh dari sekolah

Seharusnya : Semua wajib hadir. Lokasi pesta jauh dari sekolah.

2. Spasi digunakan setelah tanda koma.

Contoh yang salah : Ibu membeli beberapa sayuran seperti bayam,kangkung,sawi dan buncis.

Seharusnya : Ibu membeli beberapa sayuran seperti bayam, kangkung, sawi dan buncis.

Itu dua contoh penggunaan spasi yang sering terlupa dan masih saya jumpai di sini. Sebenarnya masih banyak lagi, namun saya cukupkan dua itu saja dulu. Semoga tulisan ini bermanfaat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Aku butuuuuh...sangat bermanfaat, terima kasih Kakak cantiiik....Semangat pagii...sehat n sukses .Barakallah

11 Jan
Balas

Aah dirimu tidak membutuhkannya adik cantik...Dirimu hanya kangen dengan diriku..uhuk..uhuk...Semangat pagi juga...Semoga selalu sehat dan menginspirasi..Barakallah...

11 Jan

Alhamdulillah, dapat sarapan spasi yang sangat bermanfaat. Betul Bunda, ruang kosong itu sering terlupa. Terkadang memang tidak disengaja atau bisa juga tak mengerti. Jazakillah khoir sudah sangat mengingatkan. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah. Tik...tak...tik...asyiknya suara mesin tik di tengah malam. Di samping mesin tik ada kopi dan anti nyamuk yang ngebul menemani. Hmmm.

11 Jan
Balas

He..he..Bunda Rai pasti mengalami mesin ketik kuno itu ya...Tulisan ini hanya sekedar mengingatkan, barangkali ada yang belum atau tidak memgetahui tentang ilmu spasi Bunda..Jazakillah atas kehadirannya...Barakallah Bunda Rai...

11 Jan

Wowwww, mesin tik itu justru yang membuat aku meraih gelar S1 budhe. Sangat menjafi kenangan. Tanya Kak Rai tuh, pasti beliaupun mengalaminya. Sukses selalu dan barakallah

11 Jan
Balas

He..he..Betul Bunda Pipi...Pada waktu itu mesin ketik sangat bermanfaat sekali...Semoga selalu sehat dan menginspirasi ..Barakallah..

11 Jan

Terimakasih bu Rini, saya masih membutuhkan. Barakallah. Salam sehat dan sukses selalu.

11 Jan
Balas

He..he..Bu Rita..Terima kasih sudah berkunjung di siang yang cukup panas ini...Barakallah..

11 Jan

Semua ilmu itu bermanfaat walaupun hanya spasi, bisa kita bayangkan tulisan tanpa spasi .Barakillah Bunda

11 Jan
Balas

Oh njih Bapak...Semoga saja ada satu atau dua pembaca yang memang membutuhkannya...Sekedar mengingatkan saja..Terima kasih atas kehadirannya..Barakallah..

11 Jan

Spasi ibarat orang berjalan berhenti sejenak, seperti orang menyanyi mengambil nafas, saat belajar mendengar bel istirahat. Besar manfaat kadang diremehkan. Salam sehat penuh barokah.

11 Jan
Balas

Perumpamaan yang tepat Pak Mardi...seperti itulah spasi....Maturnuwun atas kunjungannya...Barakallah...

11 Jan

Biarlah spasi itu hanya milik kata yang selalu bunda Rini cari bahkan sampai ke ujung kota...namun jangan biarkan ada spasi di antara...suit.. suit.. sukses bunda ....

11 Jan
Balas

Cit..cuit..he..he..baper deh..Spasi oh spasi....Sukses untuk Bunda Yani...Barakallah..

11 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali