Rini Yuliati

Seorang ibu dari dua orang putri yang ingin belajar merangkai huruf sehingga menjadi bermakna. Tinggal di sebuah kota kecil di Kebumen, Jawa Tengah. Profesi mom...

Selengkapnya
Memaknai Terbit dan Tenggelam
Dokumen pribadi : Fathiya's Picture

Memaknai Terbit dan Tenggelam

Apa yang Anda pikirkan melihat dua gambar di atas ? Sebuah gambar pemandangan ? Ya, betul sekali. Bagian atas adalah pemandangan saat matahari terbenam atau sunset. Sedangkan yang bawah adalah pemandangan saat matahari baru terbit atau sunrise. Apa bedanya antara terbit dan tenggelam ?

Menurut KBBI terbit artinya timbul, naik, keluar. Sedangkan tenggelam artinya masuk terbenam ke dalam air, karam (tentang perahu, kapal), terbenam (tentang matahari), jatuh ke dalam kesengsaraan ( kata kiasan), hilang; lenyap (kata kiasan), asyik (kata kiasan).

Manusia hidup di dunia ini menjalani takdir yang diatur oleh-Nya. Seperti perjalanan matahari yang berada di garis edarnya. Terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat. Kecuali bahwa di hari akhir matahari akan terbit dari arah barat atas ijin-Nya. Manusia bisa belajar dari proses terbit dan tenggelamnya matahari. Kelahiran seorang manusia diibaratkan seperti matahari yang baru terbit di ufuk timur. Semakin siang semakin meninggi dan akhirnya sampai pada titik tertinggi pada pukul 12 siang. Setelah itu posisinya akan turun dan semakin turun yang akhirnya akan tenggelam berganti malam hari. Demikian juga dengan manusia yang usianya semakin hari terus bertambah. Pada usia 40 tahun merupakan usia yang paling matang dalam perjalanan hidupnya.

Seperti firman Allah Swt: "Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai 40 tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (QS Al-Ahqaf: 15). Usia 40 tahun disebutkan dengan jelas dalam ayat ini. Pada usia inilah manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Ia benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan melangkah ke usia dewasa yang sebenar-benarnya.

Di dalamnya terkandung penjelasan yang jelas bahwa mereka telah menerima nikmat yang sempurna, kecenderungan untuk beramal yang positif, telah mempunyai keluarga yang harmoni, kecenderungan untuk bertaubat dan kembali kepada Allah. Usia 40 tahun adalah usia matang untuk kita bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak heran tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini.

Namun dalam berbuat kebaikan jangan sampai menunggu usia 40 tahun karena kita tidak pernah mengetahui jatah umur kita. Meyakini bahwa segala sesuatu tidak ada yang abadi. Semakin lama kita akan tenggelam dengan tubuh yang menua dan merapuh. Apa yang bisa kita sombongkan atas apa yang telah kita peroleh ? Semuanya akan sirna, hanya amal shalih yang masih tersisa. Marilah mulai hari ini kita niatkan setiap perbuatan kita karena Allah. Semoga kebaikan itu akan menolong kita di hari perhitungan kelak. Wallahu a'lam bishowab.

Disarikan dari : https://ramadan.sindonews.com

Kebumen, 18 April 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

40 tahun. Sinyal yang mengingatkan laju hidup! Salam sukses bun!

18 Apr
Balas

Iya..Pak Tanto..Waktunya berbenah diri..Salam sukses juga Pak !

18 Apr

Sungguh luar biasa Kak...perjalanan kita bagaikan matahari , ada waktu terbit meninggi dan suatu saat akan tenggelam. Terima kasih sudah diingatkan Kak..barakallah

18 Apr
Balas

Yah begitulah manusia Dik..Namun terkadang tidak memyadari kalau usia sudah beranjak tenggelam...Sama2 Dik...Barakallah..

18 Apr

Subhanallah, paparan luar biasa tentang filosofi terbit dan tenggelam, keren Budhe. 40 tahun yah, aku sudah lewat nih Bund. Tapi belum bijak yah, hehehe. Sukses selalu dan barakallahu fiik

18 Apr
Balas

Aiiiih....Tapi Bunda Pipi masih terlihat usia 30 an lho..Bijak atau tidak bijak yang menilai orang lain...He..he. Masih terus belajar tentang kehidupan. Sehat dan sukses selalu ya. Barakallah..

18 Apr

Paparan luar biasa tentang misteri umur yang telah dikuak dalam Al Quran. Sangat bermanfaat Bu Rini. Terimakasih sharing nya

18 Apr
Balas

Sebagai pengingat diri bahwa usia ini sudah beranjak menua Bu Noor Ali...hik..hik....Sama2 ...Sehat dan sukses selalu..Barakallah Bu Noor Ali..

18 Apr
search