Rini Yuliati

Seorang ibu dari dua orang putri yang ingin belajar merangkai huruf sehingga menjadi bermakna. Tinggal di sebuah kota kecil di Kebumen, Jawa Tengah. Profesi mom...

Selengkapnya
Kisah Pohon Jati yang Meranggas
http://rofaeducationcentre.blogspot.com

Kisah Pohon Jati yang Meranggas

Ini bukan tentang bintang kejora yang begitu memesona. Yang kerlip cahayanya membius siapa saja ketika memandangnya. Ini tentang pohon jati yang daunnya luruh di musim kemarau. Pohonnya terlihat kerontang dan tidak menarik. Seperti tidak ada kehidupan di dalam batangnya. Namun Sang Pencipta begitu luar biasa. Segala peristiwa yang terjadi atas kehendak-Nya memiliki makna tersendiri. Pohon jati meluruhkan daunnya untuk mengurangi penguapan lewat daun. Karena penguapan yang terus menerus di musim kemarau akan mengakibatkan pohon itu mati. Subhanallah, semua itu atas kehendak Sang Pencipta.

Pohon jati dengan penuh kepatuhan membiarkan daunnya meranggas satu per satu. Dia yakin bahwa Sang Pencipta akan memberikan kehidupan baru di saat musim penghujan nanti. Ketika titik-titik air mulai turun dari langit, itulah tandanya ruh telah kembali. Daun yang hijau akan memenuhi ranting dan batangnya. Pohon jati mulai terlihat segar dan asri lagi.

Belajar dari pohon jati yang meranggas. Daun diibaratkan sebagai harta. Harta yang kita keluarkan akan menyucikan jiwa dan menghidupkan hati. Seharusnya dengan penuh kepatuhan, kita membiarkan harta jatuh pada orang yang membutuhkan. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan kehidupan pada hati dengan cahaya iman. Hijaunya daun jati yang mulai tumbuh seperti berkilaunya hati yang penuh iman.

Kehidupan ini penuh dengan filosofi yang luar biasa. Sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran, sudah seharusnya belajar memaknai berbagai fenomena alam tersebut. Dengan mempelajari semua itu akan membuat kita tunduk pada kemahabesaran Sang Pencipta. Sehingga tidak ada kesombongan dalam hati ini. Tulisan ini hanya sebuah perenungan sederhana dari seorang anak manusia.***)

Kebumen, 1 Juli 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Meranggasnya pohon jati akan memperkuat dirinya. Seusai meranggas akan bertambah kuat. Semoga manusia pun bisa seperti itu.

01 Jul
Balas

Betul sekali Pak Edi...Kemarau yang mengeringkan tanah telah membuat pohon jati semakin kuat.. Terima kasih atas kunjungannya Pak Edi.. Salam sehat dan bahagia...Barakallah...

01 Jul

Dengan bertadzabur pada alam, sebenarnya kita tengah melakukan gerakan peningkatan iman kita pada Allah SWT. Segala yang terjadi di alam ini tak lepas dari campur tangan Allah SWT. Subhanallah. Barakallah bu Rini, apa kabar Kutoarjo?

01 Jul
Balas

Tadzabur alam akan mengingatkan betapa diri ini sangat kecil. Tidak ada yang bisa disombongkan sedikit pun...Tulisan ini untuk mengingatkan diri sendiri Pak..Kabar Kutoarjo sedang musim dingin alias bediding..hi..hi...Terima kasih apresiasinya Pak Agus...Barakallah...

01 Jul

Jati meranggas menjelang musim kemarau, tujuannya jelas membuang daun karena akan membebani saat musim kemarau tidak bisa digunakan dalam proses fotosintesis. Fakta tersebut bunda analogi secara indah. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

01 Jul
Balas

Betul Pak Mulya...Semua penciptaan makhluk oleh Allah ..Ternyata memiliki tujuan khusus masing-masing..Subhanallah..Allahu akbar..Hanya itu yang dapat mewakili perasaan ini...Terima kasih atas apresiasinya...Barakallah Pak Mulya...

01 Jul

Luar biasa. Analogi yang sangat tepat. Penyucian hati dan jiwa dengan harta yang kita punya, belajar dari pohon jati yang meranggas. Terima kasih sarapam pagi yang bernas ini Kak.. Barakallah

01 Jul
Balas

Alhamdulillah..Segala puji hanya bagi Allah yang telah memberikan pelajaran dari alam sekitar kita...Terima kasih kunjungannya Dik Upik..Salam sehat dan bahagia...Barakallah...

01 Jul

Tulisan yang indah dan sarat pembelajaran, belajar dari daun jati yang merangas. Super sekali Mbakku. Sukses selalu. Barakallah

01 Jul
Balas

Terima kasih Bu Penilik... Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari alam..Salam sehat dan bahagia... Barakallah..

01 Jul

Subhanallah, luar biasa Budhe. Filosofi meranggasnta daun jati, justru munculkan dedaunan yang baru dan hijau. Demikian zakat atau infak . Mantaps dapat ilmu baru pagi ini. Sukses selalu dan barakallahu fiik

01 Jul
Balas

Hanya sebuah perenungan sederhana Bunda Pipi...Allah telah memberikan berbagai pembelajaran yang seharusnya membuat manusia lebih tunduk kepada-Nya..Terima kasih kunjungannya. Salam sehat dan bahagia. Barakallah.

01 Jul

Filosofi daun jati membuat diri ini malu, segera kutundukkan wajahku bagi Allah yang menciftakan pohon jati dan diri ini. Barakallah Ibu Rini selalu sehat

01 Jul
Balas

Belajat tentang alam akan membuat kita mengetahui betapa Sang Pencipta begitu hebat..Merasa diri ini kecil dan tiada berarti.. Terima kasih bapak atas apresiasinya..Barakallah...

01 Jul

Masya Allah bunda. Super sekali. Barakallah

01 Jul
Balas

Subhanallah..Alhamdulillah...Allah telah memberikan pembelajaran yang luar biasa...Salam sehat dan bahagia buat Miss Peak Guru.. Barakallah... .

01 Jul
search